Cinta Butuh Pengertian
Stefan dan Angel adalah sepasang
kekasih yang serasi walaupun keduanya berasal dari keluarga yang jauh berbeda
latarbelakangnya. Keluarga Angel berasal dari keluarga yang kaya raya dan
serba berkecukupan, sedangkan keluarga Stefan hanyalah keluarga seorang petani
miskin yang menggantungkan hidupnya pada tanah sewaan.
Dalam kehidupan mereka berdua, Stefan
sangat mencintai Angel. Stefan telah melipat 1000 buah burung kertas untuk
Angel dan Angel kemudian menggantungkan burung-burung kertas tersebut pada
kamarnya. Dalam tiap burung kertas tersebut Stefan telah menuliskan harapannya
kepada Angel. Banyak sekali harapan yang telah Stefan ungkapkan kepada Angel. “Semoga
kita selalu saling mengasihi satu sama lain”, “Semoga Tuhan melindungi Angel
dari Bahaya”, “Semoga kita mendapatkan kehidupan yang bahagia”, dsb.
Semua harapan itu telah disimbolkan dalam burung kertas yang diberikan Stefan
kepada Angel.
Suatu hari Stefan melihat burung
kertasnya yang ke 1001. Burung itu dilipat dengan kertas transparan sehingga
kelihatan sangat berbeda dengan burung-burung kertas yang lain. Ketika memberikan
burung kertas ini, Stefan berkata kepada Angel : “Angel, ini burung kertasku
yang ke 1001. Dalam burung kertas ini aku mengharapkan adanya kejujuran dan
keterbukaan antara aku dan kamu. Aku akan segera melamarmu dan kita akan segera
menikah. Semoga kita dapat mencintai sampai kita menjadi kakek nenek dan sampai
Tuhan memanggil kita berdua!”. Saat mendengar perkataan Stefan yang demikian,
menangislah Angel dan berkata “Stef, senang sekali aku mendengar semua itu,
tetapi aku sekarang telah memutuskan untuk tidak menikah denganmu karena aku
butuh uang dan kekayaan seperti kata orang tuaku!”. Saat mendengar itu Stefan
pun bagai disambar petir. Ia kemudian mulai marah kepada Angel. Ia mengatai
Angel matre, orang tak berperasaan, kejam, dan sebagainya. Dan akhirnya Stefan
meninggalkan Angel yang menangis seorang diri.
Stefan mulai terbakar
semangatnya. Ia pun bertekad dalam dirinya bahwa ia harus sukses dan hidup
berhasil. Sikap Angel dijadikannya cambuk untuk maju dan maju. Dalam sebulan Stefan
menunjukkan hasilnya. Ia diangkat menjadi kepala cabang dimana ia bekerja dan
dalam setahun ia telah diangkat menjadi manajer sebuah perusahaan bonafit dan
tak lama kemudian ia mempunyai 50% Saham dari perusahaan itu. Sekarang tak
seorang pun tak kenal Stefan, ia adalah bintang kesuksesan.
Suatu hari Stefan pun berkeliling
kota dengan mobil barunya. Tiba-tiba dilihatnya sepasang suami-istri tua tengah
berjalan dibawah derasnya hujan. Suami-istri itu kelihatan lusuh dan tidak terawat.
Stefan pun penasaran dan mendekati suami-istri itu dengan mobilnya dan ia
mendapati bahwa suami-istri itu adalah orang tuanya Angel.
Stefan mulai berpikir untuk
memberi pelajaran kepada kedua orang tuanya Angel, tetapi hati nuraninya melarang keras.
Stefan membatalkan niatnya dan ia membuntuti kemana perginya orang tuanya Angel.
Stefan sangat terkejut ketika
didapati orang tuanya Angel memasuki sebuah makam yang dipenuhi dengan burung
kertas. Ia pun semakin terkejut ketika ia mendapati foto Angel dalam makam itu.
Stefan pun bergegas turun dari mobilnya dan berlari ke arah makam Angel untuk
menemui orang tuanya Angel.
Orang tuanya Angel pun berkata
kepada Stefan : “Stef, sekarang kami jatuh miskin. Harta kami habis
untuk biaya
pengobatan Angel yang terkena kanker rahim ganas. Angel menitipkan
sebuah surat
kepada kami untuk diberikan kepadamu jika kami bertemu denganmu”. Orang
tuanya Angel menyerahkan sepucuk surat kumal kepada Stefan. Stefan
membaca surat itu.
“Stef, maafkan aku. Aku terpaksa
membohongimu. Aku terkena kanker rahim ganas yang tak mungkin bisa disembuhkan.
Aku tak mungkin mengatakan hal ini saat itu, karena jika itu aku lakukan, aku
akan membuatmu jatuh dalam kehidupan sentimental yang penuh keputusasaan yang
akan membuat hidupmu hancur. Aku tau semua tabiatmu Stef, karena itu aku lakukan
ini. Aku mencintaimu Steff…..”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar